Home

Akhir Juni kemarin, saya dan beberapa teman pergi berlibur untuk menyegarkan sejenak otak penat kami akan Jakarta. Kami berlibur ke Pulau Pari di daerah Kepulauan Seribu. Well, berlibur ke pulau itu bukan hanya luar biasa dan romantis dari segi SDA-nya. Tapi di sana juga bisa menyegarkan mata kita akan keindahan SDM-nya.

How to Get a Date on Your Vacation

Berlibur ke pulau juga bisa menjadi kesempatan kita untuk bertemu dengan… well mungkin jodoh. Entah apa pun itu, setelah menginjakkan kaki ke hangatnya pasir putih, kita jangan terburu-buru untuk ‘memburu mangsa’, kita harus pandai mengenal situasi dan lokasi.

So, ini pengalaman saya dan beberapa teman sewaktu kami berlibur ke pulau dan seperti kata Vanny: “I’m on vacation, i wanna get laid!”

  • Cari tahu tentang lokasi liburan. Berbicara soal cari tahu, intinya cari-cari sampai benar-benar tahu. Seperti temanku Yuri, ia mencari tahu segala detail tentang pariwaisatanya. Karena banyak hal yang harus kita ketahui, seperti: kebudayaan, adat istiadatnya, juga tradisi berpacarannya. Informasi yang dicari sebelum kita sampai ke tujuan liburan enggak akan mubazir.
    Informasi sendiri berguna untuk menyesuaikan diri kita dengan lingkungan di sana. Tahu sendiri gaya orang kota besar itu gimana, ya kan? Informasi tentang kebudayaan dan adat istiadat membantu kita untuk tahu tentang ‘do’s and don’t’ di sana.
  • Gabung dengan rombongan kaum single. Hal yang kita terlalu fokuskan saat pergi liburan adalah pergi senang-senang dengan teman/kelompok kita saja. Memang iya. Tapi adalah salahnya juga. Karena secara enggak langsung kita akan malas melakukan sosialisasi. Ibarat ikan yang berenang dengan kawanannya, kita harus memisahkan diri jika ingin mendapatkan sebuah kencan.
    Atau bisa juga diakali dengan cara: pergilah berlibur dengan teman-teman sesama jenis dan berbaurlah dengan rombongan yang berlawanan jenis. Nah, masih bisa kongkow sama teman sendiri sekaligus bertemu orang baru.
  • Let’s Mingle. Di tempat liburan apapun biasanya selalu diadakan suatu acara/kumpul-kumpul/party. Pakailah kesempatan itu untuk berbaur. Bersosialisasilah dengan orang yang menjadi target operasi. Jadilah nelayan atau ikan. Memancing atau dipancing.
    Kalau bingung, cari spot party yang dikellilingi banyak orang. Jangan salah lokasi, seperti Vanny yang malah digoda bule ‘berondong’ tua. Bergayalah ala anak kota (modern) dengan sentuhan attitude keramahan penduduk lokal – tapi jangan jadi kampungan.
  • Get Souvenir. Kalau tidak ada yang salah dengan penampilan dan performa kita dalam memikat orang lain, tentu kita sudah sampai ditahap ini. Saatnya membawa pulang ‘oleh-oleh’.
    Mungkin Nancy temanku boleh berkata: “what happens in island stays in island.” Karena prinsipnya, di sana untuk bersenang-senang saja. Tapi enggak ada salahnya kalau mungkin saja kita mau terus ‘keep contact’. Jangan lupa untuk saling bertukar nomer telepon atau yang sering anak-anak zaman sekarang lakukan add Facebook atau follow Twitter – bahkan ada cewe yang bertanya kepada saya: “punya Path ga?” saya mengerutkan dahi saja.

Satu hal penting yang harus diingat saat kita ingin mendapatkan kencan saat berlibur adalah berlakulah ramah dan sopan. Dan cukup tunjukan personality kita.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s